Langit Cerah di Milford Sound 2


Share Button

Langit cerah adalah sesuatu yang luar biasa di Milford Sound. Milford Sound memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Menurut penduduk lokal dalam setahun hanya ada beberapa hari tanpa mendung atau hujan. Coba saja googling mengenai Milford Sound, hampir pasti semua foto atau video mendung, berkabut, atau malah hujan. Saya sangat beruntung untuk mendapatkan langit yang cerah selama beberapa hari di sini. Langit biru nyaris tanpa awan sekalipun.

Milford Sound

Milford Sound

Tempat eksotik ini terletak di pulau selatan New Zealand, sekira empat jam perjalanan ke arah Barat Laut dari Kota Queenstown. Merupakan bagian dari Fjordland National Park. Milford Sound sebenarnya bukanlah sebuah Sound melainkan sebuah Fjord. Sound adalah istilah lansekap yang dibentuk oleh pergerakan sungai. Sedangkan Milford Sound sebenarnya dibentuk oleh lelehan glacier es. Lokasinya yang tersamarkan oleh lekukan pegunungan dan pintu masuk yang sempit menyebabkan Milford Sound tidak ditemukan pada ekspedisi Kapten James Cook. Dan baru diketemukan oleh pelaut Eropa pada 1812 oleh Kapten John Grono (UK).

Piopiotahi adalah nama yang diberikan oleh Suku Maori. Penduduk asli New Zealand. Dikisahkan pada legenda Maori bahwa Piopiotahi dipahat oleh Dewa Tū Te Rakiwhānoa untuk memberikan tempat yang aman bagi ikan dan burung. Piopiotahi sangatlah indah sehingga bisa membuat manusia jadi terlena. Oleh karena itu dewa kematian menciptakan Te Namu, dikenal juga dengan sandfly/blackfly sebagai kutukan agar manusia kembali ingat dengan kematian. “Agas?” terkejut saya mendengarnya. Membayangkan berkegiatan outdoor sementara gerombolan Sandflies, atau di Indonesia dikenal dengan nama Agas, berkeliaran. Hewan ini jauh lebih mengganggu dibandingkan nyamuk. Sandflies menyerang berkelompok, bisa merayap masuk ke dalam sela baju, untuk menghisap darah. Gigitannya menyakitkan dan menyebabkan alergi. Salah satu “musuh” utama saya jika berada di hutan belantara Indonesia. Kesal.

Milford Sound dapat dicapai dengan menggunakan bus InterCity dari Queenstown. Tiket bisa dibeli secara online. Tapi jangan lupa memastikan ketersediaan penginapan terlebih dahulu. Hanya ada satu penginapan di sana yang dikelola oleh Milford Sound Lodge. Hari pertama di sana sebenarnya berawan dan gerimis. Saya hanya menghabiskan waktu berjalan kaki mengelilingi area ini. Menyusuri sungai menuju dermaga. Melihat kegiatan nelayan lokal di sana. Dari tumpukan kerangkeng yang terlihat, nampaknya hasil laut utama mereka adalah kepiting. Satu hal lagi, tidak ada sinyal handphone dan tidak ada toko apapun. Benar-benar tempat yang terpencil.

Stirling Falls

Stirling Falls

Pada hari kedua saya mengikuti Cruise. Tiket kapal wisata ini dibeli di dermaga. Kapal ini cukup besar dan nyaman. Kami dibawa mengelilingi Milford Sound sampai di perbatasan Laut Tasman. Apabila anda memilih kegiatan Whale Watching, atau melihat Paus, kapal akan dibawa berlayar ke Laut Tasman. Hal yang paling menarik di sini adalah Stirling Falls. Air terjun 146 meter ini sangat indah. Kami dibawa persis ke bawahnya. Basah kuyup tentunya. “Fedi Fianto… Fedi Fianto… Please report to our crew for Marine Reserve tour.” Nama saya dipanggil-panggil. Aneh. Saya kan tidak mendaftar untuk tur di Marine Reserve. Hanya cruise saja. Hmm saya menemui petugas kapal. Lalu diarahkan menuju pintu samping kapal.

Beberapa saat kemudian kapal berlabuh di Marine Reserve. Ternyata cuma saya sendiri peserta turnya. “Private tour,” pikir saya sambil tertawa dalam hati. Seorang guide Marine Reserve menghampiri saya dan mengajak saya masuk untuk memulai tur. Ia dengan ringkas tapi jelas menceritakan segala hal mengenai Milford Sound, terutama yang berkaitan dengan geologi, vegetasi, dan fauna. Hal yang sangat menarik buat saya. Ternyata air di Fjord ini terbagi dua. Bagian bawah adalah air laut, sedangkan bagian atasnya air tawar. Air hujan yang menerpa pohon membawa zat berwarna gelap yang disebut tannin. Zat ini menghalangi cahaya Matahari masuk sehingga memberikan efek seperti di laut dalam. Tak heran berbagai jenis fauna laut dalam hidup di sini. Seperti Black Coral yang biasanya hidup di laut dalam jauh di bawah batas kegiatan selam rekreasi. Disebut Black Coral karena batangnya berwarna hitam pekat, walau jika dilihat sekilas tubuhnya berwarna putih. Fasilitas Marine Reserve ini dilengkapi dengan bangunan bawah air. Bangunan berkedalaman 20 meter ini dilengkapi dengan jendela dari Acrylic khusus, sehingga fauna yang ada di luar, terlihat hampir sama dengan ukuran aslinya. Tidak perlu menyelam, saya bisa melihat langsung Black Coral dan berbagai macam fauna lainnya, langsung di habitatnya.

White Corals

White Corals

Perjalanan ini adalah rangkaian akhir dari pendakian Aoraki Mt Cook. Oleh karena itu, saya ingin mengkombinasikan perjalanan dengan kegiatan olahraga air. Kegiatan pertama yang saya ikuti di sini adalah tur Seakayak. Dengan menggunakan Seakayak, saya berharap bisa melihat lebih dekat kehidupan fauna unik di sini, seperti NZ Crested Penguin dan Fur Seals. Kegiatan ini seperti biasa dimulai dengan safety briefing. Seakayak sangat stabil dan mudah dikendarai sehingga cocok untuk berbagai usia dan tingkat kebugaran. Tentu saja saya tidak menyianyiakan kesempatan ini dan mengambil tur terjauh.

Perjalanan dengan Seakayak dimulai dengan menyusuri Fjord ke arah dermaga kapal. Tak jauh dari dermaga terlihat Bowen Falls, air terjun setinggi 160 meter ini merupakan air terjun tertinggi di sini, dan salah satu dari dua air terjun permanen di Milford Sound. Bowen Falls digunakan untuk menjadi pembangkit listrik tenaga air untuk wilayah ini. Curah hujan yang mencapai 250 mm dalam satu hari ini menciptakan banyak sekali air terjun temporer di sepanjang tebing di sini. Karena tinggi tebingnya sebagian besar airnya tidak sampai jatuh ke bawah karena tertiup angin. Curah hujan yang tinggi juga sering kali menyebabkan tree avalanches (longsor pepohonan), yang menyisakan tebing yang gundul.

Milford Seakayak Tour

Milford Seakayak Tour

Saat menikmati keindahan Bowen Falls kami ditemani oleh beberapa lumba-lumba yang sedang bermain. Ketika kami menyebrang ke sisi lain, di sana tampak beberapa ekor New Zealand Crested Pinguin. Sambil beristirahat mendayung, kami menyaksikan kehidupan Pinguin khas Milford ini, ditemani angin Milford yang sejuk. Di sisi tebing lain tampak beberapa ekor Anjing Laut sedang beristirahat di bebatuan. Tidak mengacuhkan kami yang ada didekatnya. Setelah menghabiskan bekal makan siang di atas Seakayak kami kembali ke dermaga.

 

Share Button

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 thoughts on “Langit Cerah di Milford Sound

  • Bijo

    Kayak sendirian gak iseng mas? Duh jd kadi kangen ke Milford Sound. Pertama kali ke sana cuaca cerah, bisa puas2in kena angin di sana. Kali kedua cuacanya lg gak bagus, cruise pun dibatalin. Salam kenal 😊

    • Fedi Fianto Post author

      Salam kenal jg. Ini recovery abis mendaki Mt Cook, jadi cari kegiatan yg ringan aja. Kesempatan lain ingin coba trekking, katanya salah satu yg terbaik di dunia